FORHATI: Ketahanan Keluarga Harus Dilakukan Sejak Dini
Wirdaningsih saat memaparkan materi Ketahanan Keluarga di acara FORHATI di Masjid Jami Al Jihad, Pulo Gebang Jakarta Timur, Senin (4/6/2018). foto: A. Faiz Salim/TILIK.ID
KOMENTAR

TILIK.ID, Jakarta--Upaya mewujudkan suksesnya ketahanan keluarga harus dilakukan sejak dini. Dalam memaksimalkan pengenalan tersebut dibutuhkan edukasi dari berbagai pihak, agar pemahaman ketahanan keluarga terintegrasi secara utuh.

Melihat pentingnya ketahanan keluarga tersebut, anggota Forum Alumni HMI Wati (FORHATI)  Wirdanengsih membagikan resep ketahanan keluarga, pada acara "Forhati Berbagi" di Masjid Al-Jihad, Pulo gebang, Jakarta Timur, Senin (4/6/2018).

Pada kesempatan itu Wirdanengsih mengatakan, fungsi ketahanan keluarga  sangat penting, selain berfungsi sebagai sosialisasi anak, juga berfungsi sebagai afeksi, edukasi, keagamaan, protektif, biologis, dan ekonomis.

Wirdanengsih menjelaskan dalam teori psikologi melarang pada anak itu sangat tidak dianjurkan. "Jadi anak itu jangan dilarang, artinya  mengingatkan anak jangan mengunakan istilah jangan, karena itu bisa mengakibatkan anak tidak berkembang," tuturnya.

Karena anak akan mendengar dalam keadaan senang, otak anak berhenti dalam keadaan marah, otak anak tidak akan jalan, karena otak ada tiga jenis otak secara fisik, otak secara rasa, dan otak intelektual. (Fiz)

Masalah Ekonomi Umat Jadi Fokus Mukernas Rabithah Alawiyah

Sebelumnya

DAARUT TAUHIID YOUTH FESTIVAL DIMULAI

Berikutnya

KOMENTAR ANDA