Aa Gym Ingatkan agar Rekomendasi 200 Mubaligh Dievaluasi Lagi
Aa Gym. Foto: Istimewa
KOMENTAR

TILIK.ID, Bandung- Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym meminta rekomendasi 200 mubaligh, yang dikeluarkan Kementerian Agama, dievaluasi kembali.

Melalui pernyataan resmi di akun media sosialnya, yang dikutip di Bandung, Senin, Aa Gym mengatakan, rujukan 200 mubaligh itu sebaiknya dimusyawarahkan terlebih dahulu dengan melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pimpinan ormas Islam.

"Sehingga kelak dapat menghasilkan kebijakan yang adil dan didukung oleh umat," tulisnya.

Meski dirinya masuk dalam 200 mubaligh rujukan Kemendag, namun Aa Gym mengaku merasa gundah. Kegundahan tersebut ia sampaikan mengingat masih banyak guru-guru serta sahabatnya yang juga memiliki pengalaman yang lebih dibanding dirinya namun tak masuk dalam daftar tersebut.

"Apalagi melihat guru-guru dan sahabat-sahabat yang tak diragukan lagi keilmuan, kecintaan dan perjuangan untuk negeri tercinta ini, belum ada dalam daftar itu," katanya.

Aa Gym pun mengutip Surat Al Hujurat Ayat 10-12 yang isinya mengingatkan sesama mukmin adalah bersaudara dan harus menjauhi prasangka buruk. Ia pun beranggapan bahwa hal ini merupakan ujian di bulan Ramadhan.

"Ini adalah ujian bagi kita bersama di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, untuk terus semangat menjalin ukhuwah, saling menasehati dalam kebenaran dan saling berwasiat dalam kesabaran. Semoga Allah menuntun kita semua, agar bisa memiliki hati dan sikap terbaik dalam menyelesaikan berbagai masalah ummat dan negeri ini, Aamin," tulisnya. (ase/ant/iwk)

Ini Titik Kedua Ramadhan Mubarak Forhati Berbagi

Sebelumnya

Dirjen Bimas Islam: Masjid Jangan Dimanfaatkan untuk Dakwah Negatif

Berikutnya

KOMENTAR ANDA