Air Kebutuhan Utama, Pilih yang Benar-Benar Murni
Sebuah produk air kemasan dipajang di salah satu both pada acara malam di Jakarta beberapa waktu lalu.
KOMENTAR

SEMUA  penduduk Indonesia perkotaan sudah pernah mengonsumsi air dalam kemasan. Namun tidak semua mengetahui apa kandungan yang terdapat dalam air kemasan yang kini banyak  beredar.  


Sebelum membahas isi kandungan air dalam kemasan, ada baiknya disampaikan kegunaan air untuk tubuh manusia.  Sebuah blog menyebutkan kegunaan dari air. 


Pertama, air baik bagi perkembangan mental.
Delapan puluh persen jaringan otak terbuat dari air. Karena itu, air sangat penting untuk menjaga kandungan air bagi otak Anda. Uji klinis telah membuktikan bahwa dehidrasi mengurangi kinerja otak, untuk menyimpan memori jangka pendek dan mengganggu konsentrasi.


Kedua, Air dapat melindungi tubuh dari penyakit kronis.
Arthritis atau gangguan pada otot-otot atau jaringan-jaringan tubuh, kanker, dan penyakit jantung, adalah penyakit serius yang telah menyerang jutaan orang. Tidak perlu khawatir karena air dapat menjauhkan dari penyakit-penyakit tersebut.  Air bekerja seperti pelumas pada persendian, pembersih bagi saluran pencernaan, dan pengontrol kadar garam dalam tubuh.


Ketiga, Air dapat membantu Anda mengontrol berat badan.
Tidak hanya dapat menekan nafsu makan, air juga baik bagi metabolisme tubuh. Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi enam cangkir air  secara teratur selama setahun dapat melunturkan 2,4 kilogram lemak.


Keempat, Air baik bagi kesehatan tubuh dan gigi.
Kerusakan gigi berasal dari penumpukan asam yang menggerogoti enamel gigi, tetapi liur dapat menetralkan asam ini. Selama kebutuhan tubuh akan air terpenuhi dengan baik, maka Anda akan memiliki air liur yang cukup untuk menetralkan tingkat keasaman dalam mulut Anda.


Lalu apakah senua air dalam kemasan itu kandungannya sama? Tidak semua sama.  Air dalam kemasan dibedakan berdasarkan sumbernya.  Ada purified water yang berasal dari air keran yang melewati proses penyaringan, spring water atau mata air yang berasal dari aquifer (lapisan batuan penyimpan air), dan artesian water yang diambil dari sumber air jauh di dalam tanah. 


Terakhir, ada mineral water yang diambil dari bawah tanah tapi kandungan mineralnya lebih tinggi dibandingkan spring water. 


Rasa boleh beda tapi selama produk air minum terdaftar dalam Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), semuanya aman.


Ada pertanyaan, air dengan rasa buah  dan vitamin sama sehatnya  dengan air putih biasa? Minum air dengan rasa buah memang lebih baik daripada tidak minum sama sekali,  namun air putih tetap yang paling baik buat tubuh karena bebas kalori (600 ml air dengan rasa buah punya lebih banyak kalori dibandingkan sekaleng soda). 


Seperti disebutkan di atas, semua air dalam kemasan memiliki kandungan yang berbeda berdasarkan sumber air dan pengolahanya. Namun diari semua yang beredar, manakah yang paling berkualitas?


Dikutip dari mybest, sebuah portal rekomendasi, kualitas air ditentukan dari TDS nya.  TDS adalah singkatan dari Total Disolved Solid, yaitu jumlah logam yang terlarut dalam air dengan satuan ukuran ppm.  Semakin tinggi nilai TDS, semakin banyak jumlah kandungan logam yang terlarut di dalamnya. Maka, air tersebut dinilai keras dan tidak baik bagi kesehatan.


Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), standar kemurnian air layak minum adalah berkadar TDS di bawah 100 ppm. Air yang baik memiliki kadar TDS kurang dari 300-600 mg/liter, yaitu memiliki komponen mineral yang relatif kecil seperti kalsium dan magnesium. 


Apabila air memiliki kadar TDS sebanyak 900-1200 mg/liter atau lebih, berarti air memiliki kandungan mineral yang relatif besar dan berbahaya bagi kesehatan.


Indonesia juga mengeluarkan standar TDS oleh Departemen Kesehatan RI (Depkes RI) dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Berdasarkan Depkes RI dan SNI, standar TDS yang maksimum adalah 500 mg/liter. Untuk Anda yang tinggal di Indonesia, sebaiknya mengacu kepada standar Depkes RI dan SNI.


Komponen mineral utama yang terkandung di dalam air mineral meliputi kalsium, magnesium, sodium, dan potasium. Sebaiknya Anda memeriksa terlebih dahulu bagaimana kadar TDS di dalam air mineral sebelum membelinya. Jangan sampai Anda meminum air berkadar keras karena akan sangat berbahaya bagi kesehatan. (lms)

Tips Cara Membeli Air Kemasan yang Berkualitas

Sebelumnya

Pilih Air Mineral, Hexagonal atau Oksigen?

Berikutnya

KOMENTAR ANDA